|
Meningkatkan Kinerja Pemrosesan Kredit Konsumtif
Latar Belakang:
Salah satu bank ternama di Indonesia menghadapi dua masalah besar pada pusat pemrosesan kredit konsumtifnya, yaitu kecepatan dan kualitas kredit. Kinerja pusat kredit tersebut menjadi hambatan dalam pertumbuhan bisnis.
Solusi:
Untuk membantu pencapaian target bisnis, Skha mengajukan beberapa langkah strategis :
- Memperbaiki proses kredit dan meningkatkan produktivitasnya
Dengan menggunakan proses ban berjalan, proses kredit diatur menjadi beberapa pos. Hal ini berhasil mengurangi sebagian besar proses yang tidak penting pada unit utamanya, yaitu kegiatan di luar analisa kredit.
- Memperbaiki unit administrasi kredit dan penagihan
Skha membantu membuat desain sistem informasi untuk membantu kegiatan administrasi dan penagihan. Selain itu kami juga menerapkan konsep outsourcing untuk meringankan beban unit penagihan.
- Sistem Informasi Terpadu
Kami juga mengintegrasikan berbagai sistem informasi yang ada untuk mengurangi beban administrasi dan inefisiensi.
Result:
Waktu proses per aplikasi berkurang antara 60% - 80% (tergantung pada produk). Staf bagian proses dapat dikurangi sebesar 30%. Sistem skoring kredit yang baru berhasil dibangun dan diperkirakan dapat mengurangi biaya kredit tak tertagih dari 6 - 8% (tergantung jenis produk) menjadi di bawah 4%.
|